Cara Agar Mobil tidak Kena Aquaplaning

Pengendara mungkin tak sadar ketika mobil atau kendaraan melaju di jalanan tergenang air, ban tidak benar-benar menyentuh permukaan jalan. Situasi ini disebut aquaplaning atau sebutan lainnya hydroplaning.

Dilansir dari laman Nokian Tyres, aquaplaning berbahaya karena mobil kehilangan traksi penuh pada aspal atau jalanan. Sehingga terjadinya mobil selip atau tergelincir.

Situasi ini biasanya terjadi dan mesti diwaspadai bila hujan turun tiada henti.

Berikut Cara Agar Mobil tidak kena Aquaplaning:

1. Hati-hati diawal-awal hujan turun. Pada situasi ini, bisa menjadi paling berbahaya karena saat hujan turun, air akan bercampur dengan kotoran, minyak dan partikel di jalan, sehingga menimbulkan lapisan yang amat licin.

Saat awal hujan turun, kemudikan mobil dengan perlahan dan waspada terhadap mobil lain yang kemungkinan tergelincir.

Hujan deras akan membersihkan jalanan setelah beberapa waktu sehingga kondisi lebih aman dilalui saat itu.

2. Kemudikan kendaraan perlahan saat cuaca basah. Makin melaju cepat, maka makin sulit ban menjaga traksi dengan jalanan. Jika roda menghantam genangan air, bisa saja akan tergelincir. Berkendara perlahan saat cuaca hujan, meskipun jarak pandang masih baik.

Tidak masalah berjalan di bawah batas kecepatan pada saat hujan. Jangan melaju lebih lambat dari arus lalu lintas. Jalan tol saat hujan upayakan tidak melaju dalam kecepatan 70 mil per jam. Sangat penting berjalan pelan jika harus melintasi genangan air.

3. Upayakan tidak melintasi genangan air. IKondisi lokasi yang mungkin penyebab hydroplaning, karena ban susah menjaga traksi dengan jalanan. Genangan tidak selalu bisa terlihat, jadi hati-hatilah dan perlambat laju saat hujan.

Cobalah mengemudi dengan mengikuti jejak roda mobil yang ada di depan. Ini akan mengurangi kemungkinan air terlalu banyak di depan roda penyebab kehilangan kendali.

Pastikan wiper bekerja baik. Pandangan yang terhalang saat hujan bisa menyebabkan kecelakaan karena sulit melihat genangan air.

4. Matikan cruise control. Saat mengemudi di jalan tol hujan turun, matikan cruise control. Maka akan lebih bisa merasakan kondisi jalanan saat cruise control mati. Ini sangat membantu saat mengurangi kecepatan segera, lebih mudah jika kaki telah siap pada pedal rem.

5. Gunakan gigi rendah. Maka bisa membantu mendapatkan traksi lebih mudah dan mencegah berjalan terlalu kencang. Meskipun agak susah diterapkan di jalan tol, jika berada pada jalan dengan batas kecepatan lebih rendah, mengemudi dengan gigi rendah akan memberikan keamanan saat berbelok atau menuruni turunan tanpa mengalami hydroplaning.

6. Berikan tekanan yang stabil pada pedal gas atau rem. Saat mengerem, jangan injak terlalu keras, pompa dengan perlahan. Bagi mobil dilengkapi ABS mengerem seperti biasa.

Pastikan roda tidak terkunci saat mengerem, karena akan tergelincir. Hindari akselerasi dan rem mendadak. Jangan berbelok mendadak, karena bisa melempar anda dari jalur. Ekstra hati-hati di jalan bergelombang, kemudikan dengan lembut.

Referensi:

  • https://www.nokiantyres.com/innovation/innovations/driving-safety-and-aquaplaning-indicator-nokian-line/
  • https://www.nokiantyres.com/innovation/safety/dangers-of-aquaplaning/
  • https://otomotif.okezone.com/amp/2020/01/23/87/2157180/6-cara-agar-mobil-terhindar-dari-aquaplaning

  
Back to top button

Adblock Detected

Please Turnoff Ad Blocker