Cara Memperbaiki Master Boot Record di Windows 10: Tentang beserta Fungsi

Panduan cara dari AGOAGA kali ini membahas tentang perbaikan Master Boot Record (MBR) di sistem operasi Windows 10. Para pembaca yang menggunakan sistem operasi Windows mungkin belum tahu apa itu Master Boot Record (MBR).

Tentang Master Boot Record (MBR)

Master Boot Record (MBR) adalah tipe yang spesial dari boot sector saat pertama kali hardisk komputer di partisi. Jadi MBR sebagai pemegang informasi mengenai logical partition, yang juga berisi file sistem serta pengatur sistem tersebut.

Awal konsep MBR ada sejak 1983. Sistem MBR hanya dapat mendukung maksimum penyimpanan hingga 2 TB saja. Seperti yang kita tahu bahwa penyimpanan sekarang sudah banyak yang melebihi kapsitas 2 TB, maka dari itu beberapa proses dari MBR ini sudah mulai digantikan dengan GPT (GUID Partition Table) yang kebanyakan sudah digunakan di komputer baru. Untuk menyesuaikan dengan sistem yang lama, GPT dapat digunakan berdampingan dengan MBR.

Skema Master Boot Record (MBR)

Seperti yang dijelaskan pada gambar, di dalam Master Boot Record (MBR) terdapat sebuah tabel partisi yang menjelaskan partisi apa saja isi dalam hardisk tersebut. Berikut skema Master Boot Record (MBR).

  • Primary Partition atau partisi utama, partisi ini digunakan untuk melakukan proses booting ke dalam sistem operasi dan menyimpan data user. Jumlanya ada 4 dalam satu hardisk, jika ada partisi tambahan maka primary partition akan berkurang menjadi 3.
  • Extended Partition atau partisi tambahan, yaitu partisi yang dapat menampung beberapa logical partition. Partisi ini sebenarnya seperti primary partition, tetapi jumlanya hanya boleh 1 saja.
  • Logical Partition, partisini tidak dapat melakukan proses booting ke sistem operasi dan hanya dapat digunakan untuk menyimpan data user. Jumlahnya tidak dibatasi, yang artinya dalam satu hardisk boleh berisi banyak Logical Partition yang bertumpu pada 1 Extended Partition.

Fungsi Master Boot Record (MBR)?

Saat proses booting, Master Boot Record (MBR) memiliki banyak fungsi, diantaranya:

  • Mencari partisi yang aktif (aktif disini adalah yang dapat melakukan proses booting) dalam tabel partisi.
  • Mencari sektor utama dari partisi yang aktif untuk mendapatkan boot sector dari partisi tersebut.
  • Menyimpan salinan boot sector dari partisi yang aktif ke dalam memori.
  • Memberikan kontrol selanjutnya kepada kode yang dapat dijalankan di dalam boot sector.

Masalah yang Biasa Terjadi

Beberapa masalah dengan MBR ini, biasanya berkaitan dengan virus atau ketika sistem tidak mati secara normal yang menyebabkan Master Boot Record menjadi korup dan memunculkan pesan seperti “Bootmgr is Missing”.

Jika hal tersebut terjadi, maka salah satu penyelesaiannya adalah memperbaiki MBR agar bisa dilakukan booting kembali.

Memperbaiki Master Boot Record di Windows 10

Panduan cara ini diterapkan pada Windows 10, tetapi ini juga bisa dilakukan pada Windows 8.1

  • Buat Bootable USB Windows 10.
  • Tancapkan USB dan masuk ke BIOS dan setting pengaturan boot ke bootable Windows 10 yang tadi dibuat. Tekan tombol F1, F2, F3, F10, atau F12, tergantung dari vendor yang kamu punya.
  • Simpan pengaturan BIOS dan kamu akan memulai proses booting melalui USB.
  • Tampilan layar setup awal, klik opsi Repair your computer.
  • Pada layar biru, navigasi ke Troubleshoot > Advanced options > Command Prompt.
  • Layar CMD terbuka, gunakanlah ultility Bootrec.exe untuk memperbaiki Master Boot Record yang bermasalah. Dan gunakan beberapa parameter pada Bootrec.exe sesuai masalah apa yang terjadi.

Gunakan bootrec /fixmbr untuk memperbaiki korup pada Master Boot Record.
Gunakan bootrec /rebuildbcd untuk membuat ulang BCD (boot configuration data).
Gunakan bootrec /fixboot untuk memperbaiki boot sector yang korup.
Gunakan bootrec /scanos jika OS tidak muncul ketika booting (biasanya terjadi jika memiliki lebih 1 sistem operasi).

  • Selesai dan silahkan keluar dari Command Prompt, cabut bootable USB dan coba untuk booting kembali.

Jika masih terjadi masalah, coba gunakan cara berikut!! Dimana langkah ini akan export dan menghapus BCD serta menggunakan kembali perintah /rebuildbcd.

Lakukan 5 langkah seperti diatas dan ketikan perintah berikut ini secara berurutan.

bcdedit /export C:\BCD_Backup
c:
cd boot
attrib BCD -s -h -r
ren C:\boot\bcd bcd.old
bootrec /rebuildbcd

Tekan tombol y sebagai konfirmasi untuk menambahkan Windows 10 kedalam opsi boot pada komputer.

Apabila masalah yang dihadapi tidak diketahui secara pasti, cobalah semua cara yang diberikan diatas, termasuk menggunakan semua parameter yang ada.

  
Back to top button