Cara Merawat Gitar: Awet dan Tetap Merdu

Mungkin kebanyakan orang hanya tahu menggunakan atau memainkan alat musik gitar saja, tanpa memberikan perhatian untuk menjaga dan merawat. Setelah digunakan, gitar diletakkan dengan begitu saja atau bahkan sama sekali tidak dirawat.

Sehingga lama kelamaan kualitas suara gitar menjadi kurang bagus dan tak enak didengar atau dimainkan.

Untuk menjaga performa gitar agar tetap awet dan kualitas suara tetap nyaring atau merdu, berikut contoh cara merawatnya:

1. Kendorkan senar setelah digunakan. Pemilik gitar kebanyakan lupa mengendorkan senar setelah gitar digunakan. Jika ini selalu dibiarkan, akibatnya tekstur atau bentuk gitar tidak sempurna lagi dan ini juga berpengaruh terhadap suara yang dikeluarkannya.

Kendorkan senar satu sampai tiga nada dari pengaturan standar Anda.

2. Selalu dibersihkan. Setelah gitar digunakan, lakukan pembersihan pada senar, neck (leher), bodi gitar dan lainnya.

Agar air keringat yang menempel pada bagian tertentu gitar tidak mengendap.

3. Simpan di suhu dan kelembaban ideal. Untuk gitar akustik, simpan pada suhu berkisar  15º hingga 28º Celcius, agar lem pada bodi gitar tidak mencair. Untuk kelembabannya berkisar 35% – 55% agar kayu tidak menyusut. Ideal kelembaban untuk penyimpanan gitar ini berlaku hanya di Indonesia.

Kemudian, jangan menyimpan gitar dengan posisi seperti penyangga. Dimungkinkan menyimpan gitar dengan posisi tidur di tempat yang rata diatas meja atau lemari dengan posisi senar diatas. Untuk gitar akustik dapat disimpan dengan cara digantungkan dan terbungkus dalam tas gitar, ini dimungkinkan karena jenis gitar ini cukup ringan. Cara digantung tidak berlaku untuk gitar elektrik.

Untuk lebih aman, simpan gitar pada stand khusus gitar.

4. Mengganti senar berkala. Agar kualitas suara gitar baik, gunakan senar yang tepat dan berkualitas. Dianjurkan untuk gitar akustik gunakan senar nylon, karena senar steel hanya akan membuat neck (leher) gitar bengkok akibat tarikan senar steel yang kuat. Jadi senar steel hanya diperuntukkan pada gitar steel string.

Selalu melakukan pergantian senar secara berkala.

5. Hindari benturan. Sedapat mungkin gitar terhindar dari benturan-benturan, karena akan mengakibatkan bodi gitar tidak sempurna dan akan mengurangi kualitas suara gitar.

6. Tidak sembarang meminjamkan. Hindari meminjamkan gitar dengan cuma-cuma ke orang lain. Karena setiap pemain gitar pasti punya standar sendiri-sendiri untuk gitar miliknya. Selain itu, sifat setiap orang berbeda dan tidak bisa ditebak; saat gitar dipinjamkan masih baik-baik saja, ketika kembali sudah tidak baik. Maka pinjamkanlah gitar pada orang yang tepat dan bisa dipercaya.

7. Merawat tidak dengan mitos. Ingat, gitar dengan kualitas terbaik hanya terbuat dari bahan terbaik pula dan itu mutlak. Merawat dengan cara mengoleskan minyak angin (minyak kayu putih), kapur barus, menabur merica atau tepung dan menjemur gitar sangat tidak dianjurkan. Di Indonesia, ini sudah menjadi mitos baku dan tersebar begitu saja.

Mungkin, demikian penjelasan tetang cara merawat gitar agar tetap awet dan bersuara nyaring atau merdu.

Selamat mencoba…

Tags

Recommended