Ketahui Tentang Malware dan Cara Mencegahnya

Malware atau malicious software merupakan perangkat lunak (software) jahat yang sengaja dirancang untuk menyebabkan kerusakan pada komputer, peladen, klien, atau jaringan komputer. Malware biasanya digunakan untuk mencuri data, menyebabkan kekacauan, dan merusak perangkat.

Data-data yang dicuri mulai dari data kartu kredit, catatan kesehatan, email dan kata sandi pribadi, identitas pribadi, bahkan menambang bitcoin atau mata uang kripto lainnya. Akan tetapi, ada juga malware dibuat untuk tujuan lain, seperti alat untuk menguji keamanan suatu perangkat, protes, bahkan senjata perang antarpemerintah.

Sejak kemunculannya lebih dari 30 tahun lalu, malware telah menemukan beberapa metode penyerangan. Misalnya masuk melalui lampiran email, iklan berbahaya di situs populer (malvertising), instalasi perangkat lunak palsu, drive USB yang terinfeksi, aplikasi yang terinfeksi, email phishing, dan bahkan pesan teks.

Jenis Malware

Ada berbagai jenis malware, termasuk virus komputer, cacing komputer, kuda troya, perangkat pemeras, perangkat pengintai, perangkat lunak beriklan, perangkat lunak jahat, dan scareware.

Masing-masing jenis malware ini mempunyai cara kerja tersendiri dalam menyerang suatu komputer atau smartphone, server atau jaringan.

Berikut Daftar Jenis Malware yang Umum

Virus

Virus adalah perangkat lunak berbahaya yang biasanya melekat pada dokumen atau file. Virus akan aktif jika dokumen atau file yang terinfeksi dibuka dan digunakan oleh pengguna. Virus dirancang untuk mengganggu operasi sistem di perangkat. Sehingga, virus menyebabkan masalah operasional yang signifikan dan pengguna bisa kehilangan data.

Worm

Malware jenis worm dapat menggandakan dirinya sendiri dan menyebar secara mandiri ke perangkat lain. Worm biasanya memasuki sistem melalui koneksi jaringan atau dari file yang diunduh.

Berbeda dengan virus, setelah masuk, worm dapat bekerja dan menggandakan dirinya sendiri tanpa memerlukan aktivasi atau campur tangan manusia. Malware jenis ini juga bisa langsung menyebar ke seluruh jaringan atau melalui koneksi internet.

Virus Trojan

Malware jenis ini biasanya menyamar sebagai aplikasi yang tidak berbahaya sehingga menipu para pengguna. Tetapi begitu pengguna mengunduh dan menggunakannya, virus trojan kemudian dapat memata-matai dan mencuri data sensitif di perangkat pengguna.

Di samping itu, karena sifatnya yang diam-diam, virus trojan juga dapat membuka akses pintu belakang ke sistem perangkat pengguna dan melakukan berbagai hal seperti menghapus, memblokir, mengubah, dan menyalin data, serta mengganggu kinerja komputer. Berbeda dengan jenis virus dan worm, trojan tidak didesain untuk menggandakan dirinya sendiri.

Spyware

Sesuai dengan namanya, malware jenis ini dirancang untuk memasuki perangkat, mengumpulkan data pengguna perangkat, dan mengirimkannya ke pihak ketiga tanpa persetujuan pengguna.

Spyware biasanya ditanamkan di perangkat tanpa sepengetahuan si pengguna secara eksplisit. Malware jenis ini dapat mencatat segala bentuk aktivitas di perangkat, mulai dari informasi pribadi hingga detail penjelajahan internet seperti kata sandi, nomor kartu kredit, dan kebiasaan berselancar.

Ransomware

Berbeda dari lainnya, jenis malware ini biasanya digunakan cybercriminal untuk mengancam dan meminta uang tebusan dari sang pengguna perangkat.

Ransomware adalah skema penghasil uang kriminal yang dapat dipasang melalui tautan tipuan dalam email, pesan instan, atau situs web. Ia memiliki kemampuan untuk mengunci layar komputer atau mengenkripsi file penting yang telah ditentukan sebelumnya dengan kata sandi.

Adware

Adware biasanya menampilkan iklan berkedip atau jendela pop-up saat pengguna melakukan tindakan tertentu.

Meskipun tidak selalu bersifat berbahaya, adware yang agresif dapat merusak keamanan perangkat, misalnya membantu mengirim malware yang sering kali termasuk spyware. Adware lebih bersifat invasif dan menjengkelkan ketika muncul di perangkat pengguna.

Botnet

Botnet adalah jaringan perangkat komputer yang dibajak kemudian digunakan untuk melakukan berbagai penipuan dan serangan siber. Istilah “botnet” berasal dari kata “robot” dan “network”.

Perakitan botnet biasanya merupakan tahap infiltrasi dari skema multi-layer.

Bot berfungsi sebagai alat untuk mengotomatiskan serangan massal, seperti pencurian data, kerusakan server, dan distribusi malware.

Botnet menggunakan perangkat Anda untuk menipu orang lain atau menyebabkan gangguan, tanpa persetujuan pengguna.

Cara Mencegah Perangkat dari Malware

Ada banyak cara mencegah perangkat (komputer, smartphone dan lainnya) dari malware.

  • Selalu perbarui sistem operasi dan aplikasi.
  • Unduh software Anti-Virus yang terkemuka melalui situs web atau toko ritel resmi mereka.
  • Jangan pernah mengklik link atau iklan yang tidak dikenal.
  • Waspadai email yang meminta informasi pribadi.
  • Tetaplah mengunduh aplikasi dari pihak resmi.
  • Berhati-hati ketika berselancar dan mengunduh file di internet.

Referensi

  
Back to top button

Adblock Detected

Please Turnoff Ad Blocker